We Home

Thank for visit. leave your coment, please :)

Last Twilight (Chapter 1)

36 Komentar

Title                 : Last Twilight

Author             : Cahya Khosyiah

Main Cast        : Suzy (Bae Sooji)| Kim Myungsoo

Other Cast       : Krystal Jung | Jackson Wang | Heo Youngji | Mark Tuan | Lee Jieun | Kim Sunggyu | Lee Minyoung | Lee Hoya | Choi Minho |Bae Woohee | Lee Yubi |Sung Joon | Choi Jinhyuk | Kim Soohyun | Lee Yeonhee  | Bambam | Yoo Dong-geum as Choi Donggeum |

Original Cast   : Bae Yongjoon |

Pairing             : Myungzy JJANG!

Genre              : School Life, Actoin, Fantasy, Romance.

Rate                 : 18+

Disclaimer       : Cerita ini hanya karangan fikti belaka, hasil dari imajinasi liar author. Jika ada kesamaan tokoh dan karakter adalah sebuah ketidak sengajaan. Cast dalam cerita ini milik agensi dan keluarga masing-masing. But this story is my mine.

Huruf tebal untuk flashback

R&R

LT

///////////////////////////////////////////////////////

 

Dengan mengenakan jaket indigo, gadis itu melangkah malas ke dalam sekolah. Suzy. Rautnya memang tidak menunjukkan bahwa dia tak suka masuk sekolah ini namun hatinya terasa berat. Jika bukan karna desakan keluarga dan tanggungjawab yang dibebankan kepadanya sejak lahir, sungguh dia lebih suka masuk ke sekolah biasa.

Kadang dia berfikir akan lebih baik jika dia tidak lahir sebagai salah satu anggota keluarga Bae.

Suzy berbalik menatap gerbang coklat tinggi yang baru saja ia lewati, melewati pembatas antara dunia dengan Gumiho High Scool.

Udara cukup dingin pagi ini.

Orang-orang nampak sedang mengantri untuk mendapat formulir pendaftaran dan tentu saja Suzy harus bergabung bersama mereka. Sebenarnya ini hanya registrasi ulang, mereka punya waktu sampai sore bahkan malam hari tapi kenapa calon peserta didik tidak sabaran? Sebegitu besarkah keinginan mereka masuk Gumiho High School?

Suzy (80)

 

 

Suzy menghela nafas.

Earphone tlah terpasang ditelinganya, Suzy memasukkan kedua tangannya kedalam saku mantel lalu mendekatkan diri berada ditengah antrian.

Suzy refleks memundurkan tubuh ketika seorang laki-laki berlari hampir menabraknya, namun tetap saja benturan fisik tidak terhindarkan.

Tak,,  Ipod milik Suzy jatuh karna lelaki tadi menyenggol tangannya.

L 56

 

 

 

 

 

“Mian,,,” Lelaki berambut Bloode tersebut berjongkok mengambil benda milik Suzy.

“Gwenchana,,” Jawab Suzy, dia bukanlah orang yang akan marah hanya karna benda miliknya rusak, meskipun didalam hatinya dia tidak suka dengan kecerobahan laki-laki ini.

Belum sempat Suzy melihat wajahnya,  orang yang menabrak dia tersebut sudah tidak ada didepannya.

 

“Atas nama siapa kau,,, ” Panitia penerimaan siswa baru mendongakkan kepala, ia menghentikan pertanyaan yang hendak terlontarkan ketika melihat wajah gadis itu.

“Suzy,,, just Suzy.” Jawabnya tersenyum.

“Siapapun kau,, Selamat datang di Gumiho High School.” Dia menyerahkan formulir berwarna berbeda dari peserta lainnya. Orang-orang dibelakang Suzy saling berbisik, mungkin karna Suzy mendapat formulir warna Hijau. Formulir yang hanya diberikan kepada kalangan tertentu.

Suzy mencari tempat yang nyaman untuk mengisi formulir, dia bergabung bersama peserta seangkatan lainnya. Namun, seolah menyadari sesuatu dia beranjak meninggalkan keramaian.

Suzy berhenti dibelakang sekolah. Tempat yang tidak mungkin dikunjungi orang lain.

Tumpukan kursi-meja, sepi, dan berantakan. Siapa yang mau menginjakkan kakinya disana? Tidak ada,,, kecuali Suzy. Dari sini Suzy bisa melihat semua kegiatan orang-orang namun orang-orang itu tidak akan melirik tempat yang kumuh.

Suzy menggigit ibu jarinya hingga mengeluarkan darah kemudian menempelkannya pada lembar bagian pojok  bawah. Perjanjian darah telah ia lakukan, perjanjian yang mempertaruhkan hidupnya.

‘ Yubi Eonni,, Aku sudah menyelesaikan formulirku. Biasakah kita bertemu? Aku tidak mau mengumpulkan  di sekertariat.’

Pesan dikirim Suzy kepada ‘Panitia penerimaan siswa baru’ yang ditemuinya tadi. Dia memasukkan kembali ponselnya.

“Aku harus masuk tahun ini.”

Tuk,,Tuk,, Suzy berhenti berjalan, dilihatnya seorang sedang melempar Shuriken pada pohon. Rambut pirang, jaket hitam,,, Suzy teringat seseorang. Bukankah itu laki-laki yang menabraknya tadi pagi?

Tapi dia terlihat berbeda dari sebelumnya, dia nampak,,,, Sexy, batin Suzy. Mata tajam, keringat becucuran, dan nafas yang terengah-engah.

“Kim Myungsoo, kau harus lolos ujian!” Suzy terbuyar dari lamunannya karna sebuah teriakan.

“Ya. Aku akan menakhlukkan Guminho High School tahun ini.”

Oh,, bahkan dia juga bicara dengan pohon tersebut. Suzy  tersenyum kecil dengan kelakuan orang ini. Sang gadis mengambil botol berisi air dari tasnya kemudian meletakkan dibangku dekat pemuda tersebut, tak lupa dengan sebuah note kecil juga.

Suzy termenung sejenak. Menatap kegiatan orang-orang disekitarnya. Semua orang terlihat berusaha keras untuk masuk sekolah ini. Beberapa meter didepan, Suzy dapat melihat seorang gadis seumurannya sedang tekun membaca buku padahal dari penampilannya sang gadis tidak bisa disebut kutu buku. Kemudian Suzy mengedarkan pandang kesisi lain, dua orang pria dan wanita saling adu argumen tak jelas.

“Aku ingin mendapat energi dari Trofi Gu sebelum ujian.”

“Tapi para Gunin bisa menangkapmu.”

Lagi-lagi Suzy hanya bisa menghela nafas. Apa yang istimewa dari Gumiho High School? Semua orang bisa masuk sekolah ini.

===

Gumiho High School adalah sebuah sekolah yang mengandalkan kekuatan fisik. Hanya ada tiga peraturan disini, kau harus menjadi ‘Kuat’, ‘Terkuat’, dan ‘Kuat diantara yang terkuat’. Trofi Gu merupakan trofi kebanggan Gumiho High School, sebuah trofi berbentuk musang berekor sembilan. Trofi ini mengeluarkan energi yang bisa diserap oleh anggota sekolah.

Tentu Gumiho High School bukanlah sekolah satu-satunya yang menggunakan metode seperti diatas. Ada beberapa sekolah dikota-kota besar selain Seoul, dengan benda kebanggan yang berbeda.

===

Itulah kenapa Suzy tidak menyukai sekolah ini, dia tidak suka kekerasan. Berbeda dengan Suzy,,,

Kim Myungsoo, lelaki ini bertekat kuat agar bisa masuk ke Sekolah impiannya. Dua kali kegagalan yang dialami tak membuat semangatnya padam.

~

Myungsoo tak berhenti melempar Shiruken pada sebatang pohon. Pikiran Myungsoo, dia sedang berhadapan dengan lawan yang harus di kalahkan.

Ketika dia berbalik, sebuah botol berisi air menggoda tenggorokannya untuk sedikit meneguk air tersebut. Dia menyerit melihat ada catatan kecil dibawah botol.

‘Seleksi pertama adalah ujian tertulis. Lebih baik membaca buku dari pada membuang tenagamu.’

Tepat disaat dia mengangkat kepalanya, seorang gadis berambut merah dengan buku dipangkuannya sedang tersenyum kearah Myungsoo.

“Apa dia yang memberikan ini?” Tanya Myungsoo dalam hati. “Tidak buruk. Dia cantik dan,,, menarik.” Myungsoo membalas senyum.

“Namanya Krystal,,” Myungsoo mengalihkan pandangannya pada dua orang yang baru ia kenal tadi pagi, Jackson dan Youngji.

“Pikiranku sama denganmu, dia cantik.” Jackson.

“Dia tidak lebih dari gadis yang menyebalkan.” Ucap Youngji terdengar sensitif.

“Kau mengenalnya?” Tanya Myungsoo penasaran.

“Kami sempat berteman saat SMP tapi terlalu sibuk dengan nilai-nilainya.” Jawab Youngji tak mengalihkan mata dari sosok bernama Krystal.

“Itu lebih baik daripada gadis yang bermain curang.” Sindir Jackson.

“Siapa?” Tanya Myungsoo.

Jackson menunjukkan dagunya pada Youngji.

“Asal kalian tau, Trofi Gu benar-benar memberiku kekuatan. Aku harap aku bisa lolos seleksi tertulis besok.”

“Kenapa kita tidak mencobanya bersama-sama?” Ide gila muncul dikepala Myungsoo. “Toh kita akan menjadi murid sekolah ini. Aku tidak mau gagal untuk yang ketiga kalinya. Orang tuaku bisa mengirimku ke sekolah biasa.”

“Sebenarnya,,,”

“Maka dari itu, lakukan bersama-sama.” Myungsoo meyakinkan Jackson yang mulai terpengaruh.

“Nanti malam.” Tambah Youngji.

Ketiganya mengangguk mantab.

~

 

Suzy keluar dari kamar asramanya dengan mengenakan switter, agar angin tak langsung menerpa kulitnya. Dia berjalan tenang menuju belakang sekolah, tempat yang sama seperti tadi siang.

Suzy menatap bulan sabit diatasnya. Bukan waktu yang sempurna tapi dia memang sengaja menggunakan malam ini. Dia menarik nafas kemudian menghembuskan secara perlahan. Suzy fokus mengalirkan energi pada kedua tangannya, perlahan kilatan-kilatan keluar dari telapak tangannya membentuk sebuah Gariantou, pedang bercabang tiga. Lama-kelamaan Gariantou tersebut menjadi lebih besar.

Suzy mengibaskan kilatan gariantou  pada objek didepannya, “Akh,,”sang gadis terpental beberapa meter akibat serangannya sendiri. Suzy tak mampu menegakkan tubuh, dia terlalu banyak menggunakan tenaganya.

Ia membulatkan mata ketika melihat sosok dilantai tiga yang sedang memperhatikannya. Dia segera bangkit berdiri walau dengan susah payah. Sosok itu tidak boleh melihat wajahnya.

~

 

“Apa yang kau lakukan?” Jackson kembali berjalan kebelakang menghampiri  Myungsoo yang diam ditempatnya.

“Tidak mungkin,,,” guman Myungsoo. “Tadi aku melihat seorang gadis membentuk Guriantou dari energinya.” Tunjuk Myungsoo pada lokasi belakang sekolah.

“Gijeutseu maksudmu?” Gijeutseu adalah teknik membentuk alat pertahanan dari enegi yang dimiliki.

“I-ya.” Jawab Myungsoo terbata.

“Jangan berkhayal. Kenapa melakukannya dengan diam-diam di sekolah yang mengandalkan teknik energi untuk melindungi diri.”

“Kya! Palli.” Teriak Youngji pelan pada dua laki-laki dibelakangnya.

Myungsoo dan Jackson segera menghampiri Youngji. “Aku sudah bisa merasakan Energi Gu. Dimana kelasnya?” Tanya Myungsoo.

“Disini.” Klek,, Jackson memutar knop sepelan mungkin.

“Kalian sedang apa?”

“AAA!” Myungsoo, Jackson, dan Youngji, terjungkal kebelakang. Seorang pria bertubuh tegap tiba-tiba muncul didepan mereka. Sorot mata hijau itu menatap tajam pada Myungsoo dan teman-temannya.

“Ka-ka-mi-,,,” Jackson tak mampu menjawab.

“Choi Sonsaengnim,,, ” Sama dengan Jackson, Youngji pun tak mampu menjawab.

“Kami ingin merasakan Energi Gu.” Jawab Myungsoo tanpa nada takut.

“Energi Gu hanya digunakan untuk siswa tingkat Hwadeu.” Ucap Pria tersebut.

===

Di Gumiho High School ada tiga tingkat kelas. Hwadeu –kelas 3, kuat diantara yang terkuat-, Mondeu –kelas 2, terkuat-, dan Daiadeu –kelas 1, kuat-.

Siswa baru akan masuk pada tingkat kelas 1, Daiadeu. Dan untuk naik ketingkat selanjutnya kau harus menjalani ‘ujian tingkat’.

===

 

“Kau,, kau peserta yang tidak lulus tahun kemarin kan?” Tanya Lee Yeonhee pada salah satu dari tiga calon siswa didepannya.

“Nde,,,” Jawab Myungsoo dengan kepala menunduk.

“Karna kalian masih baru jadi kalian dimaafkan.” Ucap Kim Soohyun. “Jangan diulangi lagi.”

Dengan posisi masih menunduk ketiganya keluar dari ruang guru. Sepeninggal mereka, Soohyun mengambil tiga lembar data.

“Kim Myungsoo, Jackson Wang, Heo Youngji.. Aku suka mereka.” Kim Soohyun tersenyum.

“Kim Myungsoo,,, bukankah dia sangat menarik? Dua kali gagal seleksi tertulis tapi dia tidak menyerah.” Ucap Lee Yeonhee. “Haruskah kita masukkan mereka di Gunin Gu?”

“Kita lihat nanti,,” Choi Jinhyuk mengedipkan mata dan sorot hijau dari matanya menghilang.

~

 

“Tadi itu sangat mencengkam, kalian tau?” Jackson bergidik ngeri mengingat tatapan guru-guru Gumiho High School tadi.

“Ku harap wali kelas kita nanti bukan Choi Jinhyuk Sonsaengnim,,”

“Hai! Kau kenapa?” Jackson menyenggol Myungsoo yang sedari tadi diam.

“Gadis tadi,,,”

“Ya! Kau masih memikirkan gadis khayalanmu tadi? Sudah ku bilang itu hanya khayalanmu.” Ucap Jackson.

Setelah sampai didepan kamar asrama yang ditempati, Myungsoo memisahkan diri dari kedua temannya. Kemudian merebahkan tubuh diatas ranjang, kepalanya tidak bisa berhenti memikirkan gadis yang ia lihat beberapa menit tadi.

Sayang dia tidak bisa melihat wajah sang gadis dengan jelas karna gelap. Pancaran mata gadis itu sama dengan Choi sonsaengnim, hanya warnanya saja yang berbeda. Choi Jinhuk berwarna hijau sedangkan gadis tadi berwarna biru.

Sepertinya ada banyak hal yang tidak ia ketahui. Myungsoo harus mencari jawaban mulai hari ini,,,

“””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””

 

Dihari senin yang indah, raut Suzy tetap sama seperti kemarin. Suzy harap ada yang memberi tahunya kenapa orang disekitarnya terlihat begitu gembira dan bersemangat, agar Suzy bisa melakukannya juga.

“100. Kalau tidak, kau akan mati ditangan kami.” Ucap seorang sunbae diambang pintu. Suzy berdecak pelan, bukannya memberi semangat orang ini justru merusak moodnya.

“Kau lihat Minho Sunbae didepan pintu tadi,,” Suzy duduk dibangku dekat jendela untuk menghindari suara bising ditengah ruangan. Sebenarnya itu hal yang percuma dilakukan, toh suara para gadis itu menggema diseluruh ruangan.

“Tadi dia tersenyum padaku,,” Suara lain menyahut.

“Dalam mimpimu! Dia menatapku.” Ucap gadis yang berbeda.

“Kya! Kalian bukan tipe Minho Sunbae. Tipe idealnya adalah aku.” Satu lagi gadis berdiri dengan percaya diri.

“Heo Youngji,, meskipun dunia runtuh Minho Sunbae tidak akan memilihmu.” Kini gadis berambut merah ikut bicara. “Minho Sunbae akan menjadi milikku.”

“Apa kau bilang?!”

Permainan semakin menarik,,, Suzy melirik gadis yang bernama Heo Youngji tadi sedang menghampiri gadis berambut merah. Adegan selanjutnya mungkin saling jambak atau saling cakar.

“Nona Krystal Jung, disini berbeda dengan sekolahmu dulu. Kau berfikir jadi primdona?”

“Kenapa tidak?” Krystal mengibaskan rambut. “Coba tanyakan pada yang lain siapa yang tercantik dikelas ini?”

“Krystaaaaaal.” Krystal mengendikkan bahu atas jawaban siswa yang lain, tanpa dia bertanya orang-orang sudah menyebut namanya.

Brak,,,, gebrakan meja sontak membuyarkan kerumunan. Siswa-siswa segera mencari tempat duduk, sebelum orang didepan kelas itu membunuh mereka satu per satu.

“Ada waktunya kalian saling adu kekuatan jadi simpan tenaga kalian sampai hari itu tiba. Mengerti?!”

“Yes. Seer.” Jawab para siswa kompak.

“Kami adalah mengawas ujian hari ini.”  Seorang wanita dewasa mengambil alih perhatian siswa. “Namaku Lee Yubi, panggil aku Miss Yubi. Dan orang yang berteriak disampingku ini Sungjoon, kalian bisa memanggilnya apa saja.”

“Apa kami boleh memanggilnya Ajuhssi?!” Teriak salah satu siswa yang langsung ditanggapi gelak tawa dari siswa lain.

“Siapa namamu?” Sungjong mencari nama siswa tersebut di daftar nama siswa. “Jackson Wang, benar? Nilaimu dikurangi 10 poin.”

“WHAT! I NOT BELIEVE IT. OHMYGOD.” Teriak Jackson terdengar frustasi.

Sejak menginjakkan kaki di Gumiho High School, untuk pertama kalinya Suzy tersenyum. Siswa laki-laki bernama Jackson ini sungguh lucu, dia merubah atmosfer sekolah dengan perilakunya.

Mata Suzy teralih pada siswa laki-laki yang duduk bangku sampingnya. Sedari tadi lelaki ini bergerak gelisah, menghentakkan kali pelan, kemudian menggaruk kepalanya kasar.

Suzy membulatkan mata, sadar bahwa lelaki ini adalah orang yang sama yang ditemui kemarin. Dari sekian siswa kenapa harus lelaki ceroboh ini yang duduk disampingnya?

Suzy menganggukkan kepala sekali saat Yubi berjalan melewatinya. Bagaimanapun dia tidak bisa mengabaikan orang yang sudah dia kenal sebelumnya kecuali,,,

Ketika menoleh kebelakang, Suzy langsung mendapati orang itu. Seorang siswa laki-laki berambut merah. Dia terlihat tenang dalam duduknya. Seolah sadar dia sedang diperhatikan siswa tersebut balik menatap Suzy. Beberapa detik mereka saling menatap, tapi kemudian suara bel menyadarkan mereka. Waktu ujian tlah habis.

Suzy mengurungkan niatnya untuk bangkit ketika melihat lembar ujian siswa disampingnya masih kosong. ‘Kim Myungsoo’ coretan nama dipojok kiri atas. Dia menggeser lembar kerjanya pada Myungsoo.

Lelaki itu sontak menatap Suzy, mengerti maksud sang gadis.

“Tak apa. Kau bisa mengganti beberapa poin dan memperbaruhi jawaban esai.” Ucap Suzy tersenyum.

~

Myungsoo menatap gadis disampingnya ragu. Apa gadis ini bisa dipercaya? Bagaimana jika otak gadis ini sama dengannya? Orang pintar biasanya pelit kan?

“Tidak perlu. Aku akan berusaha sendiri.”

“Baiklah. Sepertinya kau tidak percaya padaku.” Gadis tersebut meninggalkan Myungsoo.

Setelah kepergian sang gadis Myungsoo meruntuki diri. Ingin dia memanggil gadis itu tapi mau taruh dimana mukanya? Peluh mulai bercucuran dari dahi Myungsoo. Waktu sudah habis dan belum satu butir soal pun yang ia kerjakan.

“Hai! Kau yang disana! Kumpulkan lembar ujianmu.”

“Yes Miss.”

Masa bodo! Myungsoo mencoret acak lembar ujiannya lalu menulis beberapa angka dan kalimat pada soal esai. Ya Tuhan! Berikan keajaiban padaku, doa Myungsoo dalam hati.

“”””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””

 

“Bagaimana hasil ujiannya?” Jinhyuk mengambil tempat didepan Soohyun dan Yeonhee.

“Suzy mendapat nilai sempurna.” Soohyun menyerahkan lembar kerja Suzy pada Jinhyuk. “Mark salah satu nomer.”

“Aku  akan memenggal kepala mereka jika tak begitu. Yang lain?” Jinhyuk beralaih pada Yeonhee.

“Krystal Jung, dia adalah siswa biasa pertama yang mendapat nilai A,” Jawab Yeonhee, disertai bukti  lembar kerja Krystal.

“Lalu tiga pecundang itu?”

“Kim Myungsoo, dia sungguh mengagumkan. Untuk yang ketiga kalinya dia mendapat D.”  Yeonhee mengangkat lembar kerja milik Myungsoo.

Jinhyuk, Soohyun, dan Yeonhee, sontak tertawa bersama. Bagaimana ada orang yang gagal ujian seleksi untuk yang ketiga kalinya padahal soal ujian selalu sama setiap tahun.

“Segera pasang nama-nama yang diterima masuk.”

Yeonhee segera melaksanakan perintah Jinhyuk. Menulis nama-nama yang akan mengikuti pelajaran di Guminho High School.

 

 

/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

A/N                        : Very late post, sorry. 😦 . Aku lagi ga enak badan, masuk angin kayanya.

Meskipun genre school life tapi rate-nya 18+.

Thank for read. DON’T BE SILENT READER AND STOP PLAGIATOR!!! Sorry for typo. Stay tune on this blog and Wait next chapter. Annyeooooong. 😀

Iklan

Penulis: cakho

Suka ngayal. Mendengarkan semua musik. Random. Multifandom but I'm Anime fan.

36 thoughts on “Last Twilight (Chapter 1)

  1. Haha.,aigoo myungssi gimana sih masa soal sama 3 kalipn ga bs mnjawab.a jg ckck,, myungppa tu bodoh tau apa suzy aja bilang dia ceroboh
    seru thor next

    Suka

  2. Genre school life rate 18+? Maksudnya? Yeayy ff nya fantasy aku suuka…dan disini myungsoo kaya naruto wkwk….bahasa bhasanya juga seprti di naruto kekeke, anime kesukaanku…aku suka ff ini seru

    Suka

  3. wah apa myugsoo oppa bisa lolos ya..mau dibantu suzu eh tp malah nolak..
    cerita ny keren jhoa!

    Suka

Tell me what you feel,,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s