We Home

Thank for visit. leave your coment, please :)


5 Komentar

OMO!!

jinjja,, argh… *garukpala

Jujur saja aku ga tau cara jelasinnya gimana.
Ff i’ll go to you, sebenernya mau dipublis setelah last twilight berakhir, perasaan aku udah klik konsep tapi ga tau kenapa bisa ke publis. jadi dengan penuh penyesalan, aku menangguhkan ff itu untuk sementara.

Banyak yang komentar ff itu mirip doctor stranger.
Aku mau tnya. Apa kalian menonton drama itu? KYAAAAAAA! Aku pikir aku gila karna hoon dan song hee.

aku emang nulis ff i’ll go to you setelah nonton drama itu.
Tapi aku tidak akan bilang aku terinpirasi. Karna jika aku bilang ‘ terinspirasi’ aku hanya menghindari kata ‘plangiat’.

Karna ‘terinspirasi’ menurutku itu, melihat kemudian memunculkan ide baru.

Aku katakan dengan jujur bahwa aku mengambil bebrpa scane di Doctor Stranger dan Cain and Abel serta istilah dari Emergency Couple.

Menurutku itu tidak masalah, karna ini hanya FANFICTION. Aku memperjual-belikannya, juga tidak merugikan pihak manapun.

Apakah ff i’ll go to you akan sm dengan drama diatas?
Tentu saja tidak. Aku mengambil beberapa scene bukan mengcovernya.


18 Komentar

I’ll Go to You (Prolog)

Title        : I’ll Go to You

Author        : Cahya Khosyiah

Main Cast    :  Kim Myungsoo | Bae Sooji

Other Cast    : Jung Soojung |Choi Minho | Choi Jinhyuk | Jung Ilwoo | Lee Hoya|  Kim Yura | Sungjoon |Choi Sulli |Kang Jiyoung | Lee Jongsuk | Jin Seyoen | Nickhun | Sungyeol |
Original Cast    : Kim Yonghoo | Ahn Songhee | Lee Choin | Youngji | Jung Naesang | |Park Tae-sun | Choi Yoonho | Chun Kyesan | Bae Chulsoo | Sandrena |

Pairing : Still MYUNGZY.

Genre : Medical (?), Romance, Tragedi.

Rate : 18+

Disclaimer : Cerita ini hanya karangan fikti belaka, hasil dari imajinasi liar author. Jika ada kesamaan tokoh dan karakter adalah sebuah ketidak sengajaan. Cast dalam cerita ini milik agensi dan keluarga masing-masing. But this story is my mine.
Huruf tebal untuk flashback
Baca lebih lanjut


24 Komentar

Last Twilight (Chapter 6)

Tite : Last Twilight

Author : Cahya Khosyiah

Main Cast : Suzy (Bae Sooji)| Kim Myungsoo

Other Cast : Krystal Jung | Jackson Wang | Heo Youngji | Mark Tuan | Lee Jieun | Kim Sunggyu | Lee Minyoung | Choi Minho |Bae Woohee | Sung Joon | Choi Jinhyuk | Kim Soohyun | Lee Yeonhee | Bambam | Yoo Dong-geum as Choi Donggeum | Lee Hoya | Lee Yubi | Jiyeon | Eunjung | Junho | J.Kwon | Jaebum |

Original Cast : Bae Yongjoon | Julie Tuan | David Tuan | Park Se-Jun |

Pairing : Myungzy JJANG!

Genre : School Life, Actoin, Fantasy, Romance.
Rate : 18+
Disclaimer : Cerita ini hanya karangan fikti belaka, hasil dari imajinasi liar author. Jika ada kesamaan tokoh dan karakter adalah sebuah ketidak sengajaan. Cast dalam cerita ini milik agensi dan keluarga masing-masing. But this story is my mine.
Huruf tebal untuk flashback
R&R

//////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

 

Myungsoo dan Mark sama-sama memasang kuda-kuda. Sedang dua orang didepan mereka sudah menyiapkan Kunai ditangan masing-masing. Hanya kunai, Mark pasti bisa mengatasi lawan, tapi Myungsoo,,,

Sret,, Myungsoo memiringkan tubuhnya untuk menghindari Kunai Junho. Dengan sekejap mata, sudah ada satu kunia lagi ditangan yang lain. Myungsoo yang tidak mengetahui hal tersebut, tak sempat menghindari serangan Junho dari sisi lain.

“Argh,,,” Myungsoo mundur beberap langkah, dia meringis merasakan perih dan panas di perut bagian samping. Junho berhasil menyabet Myungsoo dengan Kunainya.

“Apa kau menunggu temanmu mati?” Pertanyaan Junho ditujukan pada Suzy, namun matanya menatap lurus pada Myungsoo.

“Kami tidak akan meloloskan kalian.”
Mark tersenyum miring, menyeka noda darah di sudut bibirnya“Kami bukan Gumiho muda yang bisa diremehkan.” Dia menyerang pria bernama J.Kwon dengan tendangan kaki bertubi-tubi, ditendang kesekian Mark berhasil mengenai kepala pria itu hingga tersungkur.

“Pernahkah kau berfikir peraturan Gumiho tidak adil?”
Myungsoo menatap Junho yang menuturkan pertanyaan tersebut.

“Kau berusaha sangat keras untuk masuk ke sekolah itu, tapi mereka menggunakan kalian untuk kepentingan Tiga Klan.”

Myungsoo menyerit semakin tak mengerti. Terlalu sibuk dengan kebingungannya, sehingga Myungsoo tak menyadari serangan tiba-tiba dari Junho. Mark menarik tubuh Myungsoo sebelum kunai Junho berhasil menyayat kulit Myungsoo yang lain.

“Jangan dengarkan! Tetap fokus!”
Junho tertawa meremeh, “Kalian masih menggunakan metode pembelajaran yang sama.”

Myungsoo melirik Mark yang terlihat sedang melakukan Gijuetsue, matanya memancar merah seiring dengan kilatan merah ditangannya yang membentuk sebuah Raijin no Ken.

J.Kwon berusaha bangkit, Junho menatap kagum benda yang dihasilkan oleh Mark. Disisi lain, Myungsoo mengepalkan tangan kanannya. Disaat seperti ini seharusnya dia melakukan Gijuetsue, namun kenyataanya dia bahkan tidak bisa memikirkan satu senjatapun kecuali panah dan tali. Panah tidak cocok untuk pertarungan jarak dekat dan tali? Apa yang bisa dia lakukan terhadap mereka dengan tali? Opso,,,

“Aku bisa menghadapi mereka sendiri.” Ucap Mark seolah tau kesulitan Myungsoo. “Bawa Suzy pergi.”

Myungsoo tersenyum miring, “Kau ingin pamer didepan Suzy?”

Mark memutar kepalanya, menoleh kesamping.
“Kau lebih bisa memamerkan kemampuanmu jika Suzy disini.” Myungsoo justru mengambil ancang-ancang, mengacuhkan ucapan Mark.

Apa Myungsoo benar-benar mengira dirinya menyukai Suzy? Pikir Mark.

Suzy menahan nafas ketika dilihatnya Junho dan J.Kwon melakukan Gijuetsue yang langka. Mereka bertraformasi menjadi orang yang berbeda. Tubuh keduanya membesar dari sebelumnya, tangan dan seluruh tubuh penuh dengan kilatan hitam. Gijuetsue ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu. Satu orang yang Suzy tau adalah Jinhyuk, dan kini dia melihat lainnya.

“Apa yang kau lakukan? Kembali ke tempatmu.” Ucap Mark cukup keras.

Suzy memutuskan untuk turun, ikut bertarung bersama Myungsoo dan Mark.

“Apapaun yang terjadi tetaplah diatas. Ini berbahaya.” Ucap Myungsoo khawatir. Suzy bukan orang yang tegaan. Ini akan berakhir dikekalahan Suzy.

“Ku pikir aku bisa mengabaikan pertarungan ini, tapi ternyata tidak.” Ucap Suzy jujur. Suzy tidak suka kekerasan, dia sangat menghindari segala jenis peratarungan yang akan melukai pihak lain, namun dia tidak bisa melihat Myungsoo dihimpit lawan terus-terusan.

Suzy maju beberapa langkah dihadapan Junho juga J.Kwon. Dia memusatkan energinya pada dua telapak tangannya, beberapa detik kemudian muncullah Gariantou dari tangan kanan Suzy.

Myungsoo tercengang. Ingatannya kembali pada sosok yang dia lihat dimalam itu, aura biru dan Gariantou,,, sosok itu tidak mungkin Suzy kan? Sosok itu terlihat kuat dan tangguh, sedangkan Suzy,,, tidak mungkin.

Suzy mengibaskan Guriantounya pada Junho, tapi gagal. Tubuh sang lawan seperti batu yang tak tandas apapun. Giliran Mark menggunakan Roijin-no-ken-nya, dia mengarahkan unjung pedang untuk menusuk J.Kwon namum nihil, tubuh mereka benar-benar seperti dilapisi baja.

Dibelakang, Myungsoo masih menatap punggung Suzy yang bergerak aktif. Sekeras apapun Myungsoo mencoba menghubungkkannya, sosok itu tidak mungkin Suzy. Bukan Suzy!
J.Kwon mengumpulkan kiltan hitam ditangannya, membentuk sebuah bola kemudian mengarahkannya pada Mark.

DUKK…
“Argh…” Suzy, Mark, serta Myungsoo telempar beberapa meter. Myungsoo meringis merasakan sakit dan sesak didadanya. Tadi itu seperti mereka dihantam batu besar.

“Kalian masih amatir ternyata. Ini tidak seru lagi.” Ucap Junho kembali ke bentuk tubuh semula.

“Kita akhiri ini.” J.Kwon mengeluarkan tiga katana, dia siap mengarahkannya pada Suzy, Myungsoo, dan Mark yang masih tersungkur.

 

Cring,,, srek,, Suara besi bertemu besi. Katana J.Kwon terlempar ke lain arah karna sebuah katana lain. Sungjoon berdiri tegak didepan para siswa yang sudah tak berdaya.

Junho mengendus geram, tinggal satu serangan dan mereka akan berhasil menyelesaikan misi. Dia melakukann Gijuetsue lagi, kembali ke rupa sebelumnya. Begitu juga J.Kwon. Keduanya bersama-sama menyerang Sungjoon.

Saat Junho dan J.Kwon sibuk bertarung, Krystal menghampiri teman-temannya yang sudah tergeletak tak berdaya. Dia mengacak rambutnya, bingung apa yang harus dia lakukan.

Krystal menarik nafas lalu menghembuskannya secara perlahan. Dia memusatkan energi pada telapak tangannya. Setelah dirasa cukup, Krystal memegang tangan Myungsoo. Memberikan energinya pada Myungsoo.

“Krystal,,” Ucap Myungsoo lemah.
Nafas Krystal memburu karna baru saja mentransfer energi yang dia miliki pada Myungsoo. Krystal menepuk jidatnya keras saat menyadari sesuatu. Seharusnya dia memberikan energinya pada Mark bukan Myungsoo. Myungsoo tidak akan berguna.

“Eunghh,,,” Myungsoo dan Krystal menoleh pada Suzy. Dilihatnya sang gadis sedang berusaha berdiri.

“Jangan paksakan dirimu.” Cegas Krystal.

“Ini tidak bisa dibiarkan.” Ucap Suzy. Dia menatap dua orang yang sedang bertarung dengan guru mereka. Sungjoon bahkan terlihat sangat kekelahan, luka lembam dimana-mana.

“Sebenarnya apa mereka itu?” Myungsoo. “Mereka sangat kuat. Makhluk yang tak terkalahkan.”

Suzy mengepalkan tangan, dia hendak maju membantu Sungjoon namun kedatangan seorang perempuan mengurungkan niat Suzy. Yubi berdiri dihadapan Junho juga J.Kwon dengan percaya diri. Dikibaskannya samuarai ditangannya sehingga membuat Junho dan J.Kwon terpental. Yubi bersiap dengan samurai ditangan kanan dan kirinya tapi belum sampai Yubi menyerang sang lawan sudah menghilang dari hadapan mereka.

Myungsoo dan dua gadis disampingnya menunduk dalam ketika Yubi menghampiri mereka.

“Apa yang sudah kalian lakukan?!” Bentak Yubi.

“Songsaengnim,, bukankah seharusnya kau memanggil capungmu untuk menghindari pertarungan.” Yubi beralih pada Sungjoon. “Ketua Choi akan kecewa pada kalian, terutama pada kalian berdua.” Yubi menatap Suzy dengan mata tajamnya.
“””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””’””””””””””’

BRAK!!!

Enam siswa memejamkan mata ketika Jinhyuk mengebrak meja diruang kedisiplinan. Tak ada yang berani membalas menatap mata Jinhyuk sekarang. Semuanya menunduk takut.

“Kalian tau apa pantangan bagi anggota Gumiho?!!”

“Masuk ke wilayah Diamond.” Jawab Jackson.

 

Jinhyuk (5)

 

 

 

“KALIAN SUDAH TAU DAN TETAP MELAKUKANNYA!!” Bentak Jinhyuk sangat keras. Mereka yakin Jinhyuk bisa meruntuhkan tebing dengan suaranya. Jackson merutuki diri, akan lebih baik jika dia tidak menjawab pertanyaan sang guru.

“Jaesonghamida.” Myungsoo menunduk lebih dalam.

“Keluar dari kesalahan kami, bukankah aneh kecapung milik Gumiho berada di wilayah Diamond?” Ucap Mark sangat tenang.
Jackson menatap Mark, itu karna dia anggota Tiga Klan jika dia murid biasa seperti mereka Jackson yakin Mark tidak akan berani mengucapkan itu.

“Ini disengaja.” Myungsoo, Jackson, dan Yongji memutar kepalanya kearah Suzy yang baru saja muka suara. Suzy punya keberanian yang besar untuk bicara begitu pada Jinhyuk.

“Kalian tidak sedang berusaha untuk menghindari hukuman kan?” Ucap Yubi memincingkan mata.

“Maksudmu jebakan?” Yeonhee yang sedari tadi hanya melihat Jinhyuk memarahi para siswa kini ikut bicara.

Guru lain dibelakang Jinhyuk saling berpandangan. Memang aneh jika capung milik Sungjoon berada di Incheon. Sedangkan sang pemilik sudah merencanakan lokasi ke-delapan kecapung itu tempatkan.

“Bicara tentang jebakan itu mengingatkanku pada mata-mata,,” Ucap Suzy. “Atau penghianat.” Sambung Myungsoo.

“Ya! Myungsoo. Tidak biasanya kau pintar.” Jackson menepuk bahu Myungsoo.

Seluruh orang didalam didalam ruang terdiam, para Siswa juga Guru. Memikirkan kemungkinan ada seorang penghianat disekolah mereka.
“Kalian kembali ke kelas. Kami akan mengurusnya.” Ucap Jinhyuk menyuruh para siswa untuk kembali kedalam kelas.

~

 

“Aku pikir aku akan mati hanya dengan bentakan Choi sonsaengnim.” Jackson mengendikkan bahu ngeri mengingat bentakan Jinhyuk pada mereka.

“Capung itu menghancurkan segalanya. Konser dan kita.” Youngji menghentak-hentakkan kaki karna merasa sebal.

“Ini karna ide gilamu yang mengajak kami menonton konser.” Myungsoo menjitak kepala Yongji.

“Arraso, mian.” Youngji meringis mengusap kepalanya.

“Tapi jujur saja tadi malam sangat menyenangkan,,,” Ucap Krystal berbinar. “Ini pertama kalinya aku merasa berdebar. Tadi malam sangat menegangkan, Guatchi? Aku sangat suka melihat mata Mark berpancar merah.” Ujarnya menggebu, sedangkan orang yang dipuji hanya tersenyum ringan.

Suzy (92)

 

 

 

 

Disisi lain, Suzy masih menunduk diam. Entah apa yang dia pikirkan namum sedetik kemudian dia buru-buru berbalik arah.

L (3)  “Kau mau kemana?” Myungsoo menarik tangan Suzy.
“Ada sesuatu yang harus ku selesaikan.” Suzy melepaskan genggaman Myungsoo.
“Tapi kelas akan segera dimulai!!!” Teriak Myungsoo, Suzy tetap berlari menjauh tanpa menghiraukan teriakan Myungsoo.

“Bis sudah lewat. Suzy menemukan hal yang lebih menarik daripada kau. Jangan menyesal.” Mark menepuk pundak Myungsoo, sedang yang diberi semangat menatap Mark curiga.

Myungsoo menatap Suzy lagi. Dia ingat, dia ingin menyakan sesuatu pada Suzy. Mungkin dia harus mencari waktu yang tepat.
~

 

“Daripada mencari penghianat itu bukankah lebih penting untuk memperkenalkan generasi Tiga Klan berikutnya. Ku pikir Sooji sudah siap.” Ucap Soohyun. Jinhyuk diam, menimba-nimba ucapan Soohyun.

“Ku pikir juga begitu Academy lain mulai mempertanyakan ekstensi Tiga Klan Gumiho.” Sungjoon melipat tangannya didepan dada. “Mungkin salah satu dari kita mulai goyah dan melakukan hal yang tidak terpuji.”

“Entahlah. Aku akan menghubungi paman Yongjoon dan Julie. Julie,,,”

“Oppa.” Jinhyuk berhenti bicara saat mendengar Suzy memanggilnya. Soohyun dan Sungjoon pamit, memberi waktu untuk Jinhyuk dan Suzy bicara.

“Wae? Sudah ku bilang kami akan mengurus penghianat atau apalah itu.” Jinhyuk menopang kepala dengan kedua tangannya.

“Aku ingin mempelajari Gijuetsue itu.”

Jinhyuk menegakkan kepala mendengar penuturan Suzy. “Ya. Gijuetsue itu. Aku sudah melihat kekuatan yang muncul dari Gijuetsue itu. Mereka berdua sangat kuat. Mereka seperti tidak akan terkelahkan. Bayangkan jika aku memilii kekuatan itu. Aku bisa mengalahkan lima,,, ani,,, sepuluh orang dalam sekali pertarungan.” Ucap Suzy menggebu.

172

 

 

“Apa kau sangat ingin mempelajarinya.”

“Nde oppa!” Jawab Suzy tanpa keraguan sedikit pun.
Ini adalah pertamakalinya Jinhyuk melihat Suzy tertarik pada satu hal.

“Kau tau kan konsekuensinya?”

“Em,,” Suzy mengangguk mantap.

“Pertama kau harus memperkenalkan dirimu sebagai Bae Sooji.”
“”””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””””

 

“Besok semua generasi tiga klan akan diperkenalkan.” Jackson meletakkan piring makan diatas meja, bergabung bersama Myungsoo, Krystal, serta Youngji.

“Ku dengar Julie datang ke korea hari ini.” Youngji memasukkan roti kedalam mulut.

“Kenapa wajahmu seperti itu? Kau takut tersaingi.” Krystal.

“Kenapa aku harus khawatir pada wanita yang lebih tua? Dia yang seharusnya khawatir pada keriputnya.”

“Sebenarnya,,, sebagian laki-laki tertarik pada wanita yang lebih tua.”
Jackson menepukkan jarinya, membenarkan ucapan Myungsoo.

“Dimana Suzy? Aku tidak melihatnya dua hari ini,” Krystal menatap Myungsoo.

“Jangan bertanya padanya dia juga sedang berusaha.” Jackson mengibaskan tangannya.

“Apa kau ditolak?”

“Dia bahkan belum mengungkapkan perasaanya.” Bukan Myungsoo, justru Jackson yang terus menjawab pertanyaan Krystal.

“Kenapa tidak?”

Myungsoo masih tidak menjawab, lebih tepatnya dia tidak punya berkeinginan menjawab.

“Jika itu tentang Mark kupikir kau salah paham. Jujur aku merasa aneh dengan pertemanan mereka tapi aku yakin kalau Suzy dan Mark benar-benar hanya berteman.”

“Kau tidak mengerti Krystal. Pertama Suzy melarangku agar tidak menyukainya, kemudian dia bersikap aneh, dia sering berbicara pelan dengan Mark. Ini bukan hanya tentang Mark. Suzy,,, dia aneh. Seperti ada sesuatu yang aku tidak tau.” Ucap Myungsoo panjang lebar.

Youngji tertawa, “Itu karna kau ingin tau lebih banyak tentang Suzy. Kau benar-benar jatuh cinta padanya, Kim Myungsoo.”

Myungsoo diam. Youngji benar, sebenarnya dia hanya ingin tau lebih banyak tentang Suzy. Berbagi sesuatu yang tidak mungkin dikatakan pada orang lain. Tapi Myungsoo justru lebih sering melihat Suzy berinteraksi dengan Mark, padahal diawal mereka tidak terlihat berteman.

Dan satu hal lagi yang membuat Myungsoo begitu penasaran. Gariantou Suzy, sebelumnya Suzy tidak pernah terlihat melakukan Gijuetsue. Bagaimana dia dengan mudahnya mengeluarkan Gariantou jika dia tidak pernah latihan.

Krystal menyenggol Myungsoo, “Berhenti berfikir negatif lebih baik kau mencari Suzy dan mulai lakukan pendekatan.”

“Waktu itu aku melihat Suzy,,,” Myungsoo terhenti, mengurngkan kembali hal yang akan dia katakan.

“Suzy kenapa?”

“Tidak.” Myungsoo tersenyum. “Aku akan melakukan saran kalian untuk mendekati Suzy.” Mungkin lebih baik dia menanyakan langsung kejadian kemarin pada Suzy.

L (20)

 

 

 

 

////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

A/N : 2 Minggu menghilang tanpa jejak, heheh. Maaf.
Aku ada oprasi pengangkatan tumor gitu, bukan operasi berat sih tapi keluarga aku nyuruh istirahat total. Semua gadget disembunyiin sama mereka.
Sekedar berbagi pengalaman aja nih, kalau kalian punya gejala aneh dalam tubuh (semoga enggak) sekecil apapun itu, akan lebih baik jika SEGERA diperiksakan ke dokter.
Jangan hanya periksa di satu dokter, terlebih jika gejalanya berulang-ulang, karna dokter juga bisa lalai. Dokter juga manusia yang bisa melakukan kesalahan.
Thank for read. DON’T BE SILENT READER AND STOP PLAGIATOR!!! Sorry for typo. Stay tune on this blog and wait next chapter. Annyeooooong. 🙂


27 Komentar

Last Twilight (Chapter 5)

Tite : Last Twilight

Author : Cahya Khosyiah

Main Cast : Suzy (Bae Sooji)| Kim Myungsoo

Other Cast : Krystal Jung | Jackson Wang | Heo Youngji | Mark Tuan | Lee Jieun | Kim Sunggyu | Lee Minyoung | Choi Minho |Bae Woohee | Sung Joon | Choi Jinhyuk | Kim Soohyun | Lee Yeonhee | Bambam | Yoo Dong-geum as Choi Donggeum | Lee Hoya | Lee Yubi | Jiyeon | Eunjung | Junho | J.Kwon | Jaebum |
Original Cast : Bae Yongjoon | Julie Tuan | David Tuan | Park Se-Jun |

Pairing : Myungzy JJANG!

Genre : School Life, Actoin, Fantasy, Romance.
Rate : 18+
Disclaimer : Cerita ini hanya karangan fikti belaka, hasil dari imajinasi liar author. Jika ada kesamaan tokoh dan karakter adalah sebuah ketidak sengajaan. Cast dalam cerita ini milik agensi dan keluarga masing-masing. But this story is my mine.
Huruf tebal untuk flashback
R&R

Baca lebih lanjut