We Home

Thank for visit. leave your coment, please :)

Last Twilight (Chapter 5)

27 Komentar

Tite : Last Twilight

Author : Cahya Khosyiah

Main Cast : Suzy (Bae Sooji)| Kim Myungsoo

Other Cast : Krystal Jung | Jackson Wang | Heo Youngji | Mark Tuan | Lee Jieun | Kim Sunggyu | Lee Minyoung | Choi Minho |Bae Woohee | Sung Joon | Choi Jinhyuk | Kim Soohyun | Lee Yeonhee | Bambam | Yoo Dong-geum as Choi Donggeum | Lee Hoya | Lee Yubi | Jiyeon | Eunjung | Junho | J.Kwon | Jaebum |
Original Cast : Bae Yongjoon | Julie Tuan | David Tuan | Park Se-Jun |

Pairing : Myungzy JJANG!

Genre : School Life, Actoin, Fantasy, Romance.
Rate : 18+
Disclaimer : Cerita ini hanya karangan fikti belaka, hasil dari imajinasi liar author. Jika ada kesamaan tokoh dan karakter adalah sebuah ketidak sengajaan. Cast dalam cerita ini milik agensi dan keluarga masing-masing. But this story is my mine.
Huruf tebal untuk flashback
R&R

LT
/////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

“Kemarin tetanggaku dibawa ke rumah sakit karna tak bisa berkedip.” Jackson menghampiri Myungsoo yang menatap Suzy dari kejauhan. Entah apa yang dipikiran Myungsoo. Dia hanya menatap Suzy dengan inten, seolah tak mau kehilangan pergerakan Suzy sekecil apapun. “Datangi dia dan ajak bicara.”

“Aku tidak bisa melakukannya.”

“Apa yang terjadi? Apa kau ditolak?”

“Aku bahkan belum mengungkapkan perasaanku.” Jawab Myungsoo.

“Jadi?”

“Dia melarangku menyukainya.”

“Pasti sangat sakit disini.” Jackson menunjuk dada Myungsoo.

“Dulu aku fikir aku tidak akan menyukai gadis seperti Suzy. Apa yang perlu disukai dari Suzy? Tidak ada.”

“Sekarang?” Jackson.

“Aku justru mencari sesuatu yang bisa menjadi alasanku menyukai dia.”

“Waaah,, itu tidak baik. Itu benar-benar cinta.” Timpal Jackson geleng-geleng.
~

“Myungsoo menyukaimu, Guatchi?”
Suzy mengikuti arah pandang Jieun. Dilihatnya Myungsoo bersama temannya sedang menatap tempat dia berada. “Kupikir juga begitu.” Jawabnya.

“Akan buruk jika dia tau siapa kau sebenarnya.” Jieun masih membicarakan Myungsoo.

“Sayangnya hal itu akan segera terjadi.”

“Bagaimana tugas selanjutnya?” Jieun bertanya.

“Aku sedang mencatat tempat-tempat kemungkinan hewan itu berada.”

“Strategi?”
Seketika Suzy langsung meletakkan bolpoinnya. Ini bukan tugas ‘1 vs 1’ seperti sebelumnya tapi Dia juga akan bersaing dengan siswa daiadu lainnya, Dia butuh strategi untuk bisa berhasil.

“Ya. Kau juga butuh strategi, jika tidak kau hanya akan berakhir dengan saling merebutkan kecapung itu.”

“Untungnya aku punya kau.” Suzy tersenyum.

“Tentu saja. Aku ahli dalam ilusi.”
~

“Apa yang kau bawa?”
Krystal meletakkan selembar kertas diatas meja, agar teman-temannya bisa melihat formulir yang ia bawa.

“Aku mungkin tidak bisa mengikuti Ujian kenaikan tingkat tapi setidaknya aku harus tetap bertahan disini.”

“Kau akan ikut Medical Gu?” Myungsoo mengambil kertas tersebut.

“Kalian juga harus segera memikirkan ekstra yang kalian minati.”

“Sebenarnya,,,” Jackson menggantunakan perkataannya.

“Ada yang tidak aku ketahui?” Krystal menajamkan mata, Myungsoo dan kedua temannya pasti menyembunyikan sesuatu.

“Kami mendapat surat dari para Gunin untuk masuk ke Tim mereka.” Youngji mengeluarkan surat keterangan yang ia maksud. “Aku juga tidak mengerti kenapa mereka menginginkan kami. Kau tau sendiri kan aku bahkan kalah dipertandingan kemarin.”

“Sekolah ini benar-benar membuatku tak mengerti.” Krystal membaca kertas milik ketiga temannya dengan,,,, senyum.

“Suzy!” Panggil Krystal saat Suzy hendak berlalu didepan mereka.

“Ada apa?” Suzy berhenti melangkah.

Myungsoo meletakkan telapak tangannya didepan dada saat Suzy berdiri diantara Jackson dan dirinya, ‘Perasaan berdebar apa ini?’

“Kau sudah memilih ekstra yang akan kau ikuti?” Tanya Krystal.

“Belum. Wae?”

“Kau tidak perlu masuk pelajaran non akademi karna peringkat satumu?”
Suzy berdehem canggung. Sedangkan Jackson dan Youngji saling memberi kode lewat mata. Krystal sedang menyindir atau apa?

“Perkataanku terlalu kasar ya?” Krystal menggigit jari telunjuknya

“Sebenarnya, sangat.” Jawab Youngji.

“O,, Mian. Aku tidak bermaksud.” Ucap Krystal dengan nada menyesal. “Orang-orang selalu berkata aku membutuhkan plester, mungkin ini maksudnya.”

“Guenchana,,, Aku mengerti.”

“Dan untuk yang sebelumnya juga. Sebelumnya, dan sebelumnya lagi.” Ucap Krystal sambil melambaikan tangan kedepan-belakang.

“Nah, begini lebih bagus.” Jackson merangkul bahu Krystal dan Youngji. “Benar kan Myungsoo?”

“Dan Indah.” Jawab Myungsoo menatap Suzy yang tersenyum bersama teman lainnya.

“Cah,, untuk merayakan persahabatan kita. Bagaimana jika kita menonton konser bersama? Ku dengar ada konser Musim panas di Incheon. Pengisi utamanya adalah BigBang, kalian tau BigBang kan?” Ucap Youngji mengebu.

Suzy dan yang lain terlihat berfikir. Tawaran Youngji sebenarnya tidak buruk tapi ,, di Incheon? Itu kota terlarang bagi Siswa Gumiho High School.
Incheon adalah kota dimana Diamond High School berada. Entah sejak kapan perselisihan antar dua sekolah terjadi. Diperjanjian mereka sepakat untuk tidak meninjakkan kaki dikota masing-masing, Gumiho melarang anggota sekolah Diamond untuk masuk ke kota Seoul begitu juga sebaliknya, Diamond melarang siswa dan guru Gumiho memasuki daerah kekuasaan mereka, Incheon.

“Semua orang sedang sibuk dalam konser, mereka tidak akan sadar bahkan tidak akan perduli.”

“Ku pikir juga tidak masalah jika hanya sebentar.” Secara tidak langsung Suzy ikut pergi ke Incheon.

“Mark juga ikut.” Tiba-tiba Youngji menarik lengan Mark yang tidak sengaja lewat didepan mereka. “Jika kalian tidak ikut, kami pergi bertiga.”
Mark mengerutkan kening. Hanya dengan menatap Suzy, dia bisa tau hal yang terjadi. Tentu saja dengan telepati. Untungnya Mark bisa melakukan telapati 1-1. Jadi anggota klan yang lain tidak mengetahiunya.

“Aku juga ikut.” Ucap Myungsoo cukup keras sambil mengangkat tangan.Dia tidak rela membiarkan Suzy dan Mark pergi bersama. Meskipun bersama Youngji, tapi tetap saja.

“Aku sangat ingin menonton BigBang walau hanya sekali.” Jackson ragu-ragu. “Jadi,,, aku ikut.”
“Hanya aku?” Suzy dan yang lain menatap Krystal, dia belum membuat keputusan. “Sekali-kali melanggar aturan tidak apa-apa kan?”
~

Udara cukup panas dan pelajaran begitu membosankan. Tidak terhitung Myungsoo menguap berapa kali selama satu jam terakhir ini. Sebenarnya sakarang adalah jam Kesenian musik dan Mr. Sungjoon menyampaikan materi dengan sangat membosankan. Dia mengatakan hal-hal yang tidak dimengerti para murid.

“Ku pikir guru kesenian harus diganti dengan salah satu member Idol.” Youngji berbisik pada Krystal.

“Aku akan meminta Hyorin.” Ucap Myungsoo juga berbisik.

“Bagaimana dengan Hyuna?” Timpal Jackson.

“Bagaimana dengan kau?” Sungjoon berdiri didepan meja Jackson. “Kau juga akan terlihat sexy dengan Hotpant.”
Jackson menunduk merutuki diri sedang Myungsoo, Krystal, dan Youngji tertawa tertahan. Sungjoon akan berubah galak saat berhadapan dengan Jackson.

“Kalian lihat ini?” Sungjoon menunjukkan toples bening. Didalam toples tersebut ada beberapa kecapung yang berwarna-warni, Sungjoon kemudian membuka tutup toples tersebut, membuat kecapung tadi berterbangan. Salah satu kecapung terbang kearah Suzy saat Suzy menyentuhnya, kecapung itu menyengeluarkan bunyi note.

“Waaaaw.” Para siswa terkesan.

“Ada delalapan kecapung dengan warna berbeda dan nada note yang berbeda pula.” Kecapung milik Sungjoon terbang keluar kelas. “Tugas kalian adalah menangkap delapan kecapung tersebut. Delapan siswa yang berhasil akan mendapat keuntungan. Siswa yang tidak lulus dipertandingan kemarin bisa mengikuti ujian kenaikan tingkat sedang siswa yang sudah berhasil, kalian tidak perlu mengikuti ujian tingkat.” Penjelasan panjang Sungjoon menandai akhirnya pelajaran sekaligus tanda kompetisi kembali dimulai.

“Kali ini aku akan membantumu.” Myungsoo menghampiri meja Suzy.

“Maksudmu?” Suzy tak mengerti.

“Karna membuatmu terbebani,,,”

“Tidak perlu.” Potong Suzy. “Jika kau berniat membantuku, jangan lakukan apapun. Aku bisa melakukannya sendiri.” Suzy tersenyum.

“Aku merasa menjadi pecundang karna melakukan itu padamu, aku ingin menghilangkan perasaan itu dengan membantumu.”

“Begitu? Baiklah, tapi kau harus memikirkan dirimu juga.”

“Suzy!” Myungsoo dan Suzy langsung menengok bersamaan, seorang siswi Mondeu berdiri diambang pintu kelas mereka. Ia adalah Lee Jieun.

“Bukankah dia Tim Gunin?” Tanya Myungsoo.

“Nde,, Kau mengenal dia?” Suzy merapikan buku-bukunya.

“Meskipun aku belum resmi menjadi Tim Gunin aku tau bahwa dia dari Tim Gunin.”

“Aku ada urusan aku harus pergi.”

“Apa kau ikut Gunin?” Myungsoo menarik lengan Suzy, menghentikan langkah sang gadis. “Aku juga ikut Tim mereka, mungkin kita akan sering bertemu.”

Suzy tersenyum menanggapi ucapan Myungsoo. “Mungkin,,,”
‘’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’

Dengan mengenakan dress warna biru, Suzy keluar dari kamar asrama. Dia sedikit terkejut ketika mendapati Myungsoo, Krystal, dan Youngji ada didepan kamarnya. Suzy memang sepakat dengan Krystal dan Youngji untuk berangkat bersama, tapi Myungsoo? Dia seharusnya menunggu mereka didepan gerbang sekolah bersama Mark dan Jackson.

“Dia ada disini sebelum kami.” Ucap Youngji seolah tau keheranan Suzy.

Sepertinya ucapan Suzy tidak hiraukan oleh Myungsoo. Tidak masalah dengan perasaan diantara mereka, hanya saja Suzy merasa bersalah karnanya. Sebenarnya Suzy masih menyukai Myungsoo tapi masalahnya ini bukan waktu yang tepat untuk saling jatuh cinta.

Myungsoo langsung berdiri disamping Suzy ketika dilihatnya Mark menatap sang gadis dari kejauhan.
“Apa kau menyukai Suzy, Mark?”

Krystal memukul kepala Myungsoo, “Apa kau tidak punya pertanyaan lain?” bisiknya.

“Hubungan seseorang harus dilandasasi dengan saling suka.”
Myungsoo membulatkan mata, begitu juga dengan yang lain termasuk Suzy.
“Aku tidak berniat menjadikan Suzy sebagai kekasih, dia hanya teman.”
Jawaban Mark memuaskan semua orang. Yang senang sepertinya bukan hanya Myungsoo namun Jackson, Krystal, dan Youngji juga terlihat menghela nafas lega. Mengenaskan jika Myungsoo harus bersaing dengan Mark dari ‘tiga klan’.
~

Riuh suara penonton bercampur kerlap lampu, semua oranga nampak menikmati nyanyian dari pengisi acara. Myungsoo bahkan harus berteriak ketika berbicara dengan Suzy, padahal Suzy sedang berada disampingnya.

“Aku senang kau ikut.”

“Karna Aku suka BigBang.” Jawab Suzy juga berteriak.

Tidak semua diantara mereka menikmati konser, Mark terlihat waspada dengan orang disekelilingnya. “Mereka mengabaikan kita jadi abaikan saja mereka.” Ucap Suzy pada Mark.

“Jadi kau juga merasakannya?” Merasakan bahwa disekeliling mereka ada anggota Diamond. Tak hanya Suzy, Myungsoo, Youngji, Krystal, dan Jackson juga menganggguk. Mereka semua merasakan kehadiran Diamond.

“Ini berbahaya.” Ucap Mark kemudian.

“OMO!” Youngji berteriak.
Mereka mengikuti arah yang membuat Youngji terkejut. Seekor capung –yang mungkin- milik Sungjoon terbang diatas kepala para penonton. Sangat jelas karna warnanya kuning diantara lampu berwarna biru.

“Seolma,,Bagaimana mungkin kecapung Mr. Sungjoon ada ditempat terlarang.” Ucap Krystal tak percaya.

“Apapun itu aku akan jadi pemanang.” Jackson menerobos orang-orang didepannya,mencoba mendekati kecapung tersebut.
Tak mau kalah, Myungsoo dan Youngji juga ikut menerobos kedepan.

“Itu bisa saja hanya ilusi.” Ucap Krystal tetap bersama Suzy dan Mark.
Suzy menahan tangan Myungsoo agar tak ikut mengejar kecapung tadi.
“Aku akan mengambilnya untukmu.” Ucap Myungsoo. “Aku sudah berjanji.”
“Jangan. Itu hanya,,,” Suzy berhenti, dia kembali menatap kecapung yeng terbang cukup jauh darinya.

“Kecapung ilusi hanya terlihat tiga meter dari jarak penglihatan, jadi kecapung itu tidak akan bisa ditangkap walaupun dikejar.” Ucap Jieun pada Suzy.

Tiga meter? Kecapung yang ada didepan mereka jaraknya lebih dari tiga meter. Artinya kecapung itu asli bukan ilusi. Suzy masih sibuk dengan pikirannya, sehingga dia tidak sadar Myungsoo sudah melapaskan diri.

“Apa kita harus mengejarnya juga? Jujur aku takut.” Krystal bertanya pada Suzy dan Mark.

“Ada 15 lebih anggota Diamond disini, akan lebih baik kita kembali dan melaporkannya pada sekolah.” Ucap Mark.
Seakan tak memperdulikan ucapan Mark, Suzy ikut berlari menerobos keramaian. “Maka dari itu kita harus menolong yang lain.” Dia memang punya pribadi yang tidak percaya diri namun diwaktu-waktu tertentu Suzy bisa menjadi keras kepala.

“Krystal, kembali ke sekolah dan laporkan hal ini pada Mr. Sungjoon, aku mengandalkanmu.” Mark menepuk pundak Krystal lalu mengikuti jejak teman-temannya.

“OhMyGod! I’m alone.” Pekik Krystal.
~

Myungsoo dan Jakcson saling selip mengejar kecapung, tanpa sadar kecapung tersebut membawa mereka disebuah gang gelap. Warna kuning cantik sang kecapung seolah menghiptotis mereka untuk terus mengikutinya.
Youngji berhasil menyusul Myungsoo dan Jackson, nafasnya tersenggal tak beraturan. Dia mengdongak ke atas mengikuti arah pandang kedua temannya.
Kecapung yang mereka kejar sedang hinggap diatas tembok pembatas yang tingginya sekitar lima meter.

“Lihat apa yang kita dapat.” Dua orang pria bertubuh tegap muncul dari kekegalapan. Satu memakai jaket kulit hitam sedang yang lain mengenakan kaos hitam ketat.

Keburukan menimpa Myungsoo dan teman-temannya, mereka adalah siswa Diamond.

“Ini tidak seru, kalian masih amatir.” Ucap pria berjaket.
“Aku merasakan ada ‘tiga klan’ dimana mereka?”
“Sambil menunggu ‘tiga klan’, bagaimana kalau kita bermain dulu dengan mereka, Junho?”

“Jangan panggil aku J.Kwon kalau tidak bisa menghabisi kalian.” Jackson dan Yongji mundur satu langkah ketika pria berkaos ketat mendekati mereka.

“Ini semua karnamu.”
“Aku tidak menyeruhmu mengikutiku.” Jackson tidak terima disalahkan oleh Youngji.
Myungsoo mengaruk tengkuk kasar. Mereka menyadari kesalahan masing-masing. Ini adalah wilayah terlarang bagi mereka, tak seharusnya mereka bertindak ceroboh.

“Ch,, Aku tidak terkejut Gumiho menerima siswa bodoh seperti kalian.” Ucap pria bernama J.Kwon tadi.
Myungsoo memunculkan Kunai dari kedua telapak tangan, kemudian digunakan untuk menyerang pria berjaket didepannya.

“Omo,,” Junho pura-pura terkejut dengan serangan Myungsoo. Dia balik menyerang Myungsoo dan mengenai dadanya. “Inilah kenapa aku menyebut Gumiho bodoh.”

Jackson dan Youngji menekan J.Kwon dengan serangan bertubi-tubi, namun sayangnya tak ada satu pun serangan mereka yang berhasil.

“Aku bahkan belum mengeluarkan Gijuetsueku.” J.Kwon menghantamkan telapak tangannya, seketika Jackson serta Youngji terlempar berbentur dengan tembok sampai tidak sadarkan diri.

Dan kini tersisalah Myungsoo sendiri. Dia ragu bisa melawan dua pria ini.
“Mereka sudah datang.” Junho berbalik, tepat saat itu Suzy dan Mark berhenti berlari.

Suzy melirik dua temannya yang sudah terkepar tak berdaya.

“Energi ‘tiga klan’ memang luar biasa.” Junho merentangkan kedua tangannya. “Ada si penghisap juga.”

Myungsoo hanya berdiri diam, dia tak mengerti maksud kalimat Junho.

Suzy melompat keatas tembok, lalu menangkap capung incran mereka. Suzy menggenggamnya sebentar kemudian meniupkan kearah Junho dan J.Kwon.
Dua pria tersebut menutup kuping karna suara yang dihasilkan kecapung tadi.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Mark pada Myungsoo yang ikut menutup telinganya.

“Kau juga harus menutup telingamu, suara itu menyakiti pendengaran mereka.”

“Bodoh.” Ucap Mark. “Suara itu tidak berpengaruh pada anggota Gumiho.”

“Bagaimana suara bisa membedakan anggota??” Myungsoo masih menutup telinga. Dia mungkin juga tidak sadar bahwa suara kecapung itu terdengar ditelinganya.

“Itulah gunanya perjanjian darah. Kau pikir bagaimana anggota Diamond merasakan kehadiran kita.”

Myungsoo diam.

“Kau tidak membaca perjanjiannya?” Mark kembali bertanya.

Myungsoo menggeleng.

Suara kecapung semakin melemah, Junho mengambil kesempatan itu untuk melakukan Gijuetsue. Dia menekan tangannya ke tanah dan sebuah tembok keluar dari dalam tanah. Tembok tersebut melindungi tubuh Junho dan J.Kwon, menghalangi suara kecapung untuk tidak masuk dipendengaran mereka.

Saat suara kecapung benar-benar hilang tembok tersebut juga perlahan kembali ke dalam tanah.

“Seharusnya kita melakukan penyerangan saat suara kecapung mengganggu mereka, ini semua karna aku harus menerangkan padamu sesuatu yang tidak penting.”

“Aku tidak memintamu menjelaskannya.” Timpal Myungsoo.

“Karna kau sangat bodoh.”
Myungsoo tak terima dibilang bodoh terus-terusan, “Berhenti menyebutku bodoh didepan Suzy.”

“Ch,,” Mark tersenyum sinis. “Bagaimana bisa Suzy menyukai orang sepertimu.”

“Apa katamu?” Myungsoo menajamkan pendengaran, memastikan dia tak salah dengar.

“Lupakan saja,,,”

Mark dan Myungsoo bersiap didepan dua pria anggota Diamond, sedang Suzy masih berdiri diatas tembok. Menunggu peratarungan yang akan terjadi.
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
A/N : Thank for read. DON’T BE SILENT READER AND STOP PLAGIATOR!!! Sorry for typo. Stay tune on this blog and wait next chapter. Annyeooooong. 🙂

Iklan

Penulis: cakho

Suka ngayal. Mendengarkan semua musik. Random. Multifandom but I'm Anime fan.

27 thoughts on “Last Twilight (Chapter 5)

  1. aaahh–jadi galau penasaran apa yg akan tjd dgn mreka di wilayah diamond..

    apa mreka akan terkena hukuman sekembalinya ke seoul????

    Suka

  2. Moga kristal cpt nglaporin  yg terjadi and bantuan datang. Ampun deh jack ama younji knp udh KO duluan ?
     mark ama myung debatnya ƍäª bisa ditunda dulu ? -_-
    Suzy cma ♍ªŬ nnt? ƍäª ikut bertarung?

    Suka

  3. aigoo myung bnr” ska ma suzy skrang #nanjoha 😀
    knpa suxy diem aj??? knpa dy ga ikut bntu myung sm mark???
    NEXT PART 😀

    Suka

  4. suzy menang kan karena udah dpet kecapungnya???

    Suka

  5. omg… Myung – Myung XD

    next part ditunggu

    Suka

  6. Wahhhh, johaa
    Myung dah tahu klo suzy suka dia.
    Yeyyy myung jealous kah sama mark?
    Kkkkk
    Penasaran.
    Next ditunggu.
    Fighting

    Suka

  7. Uwaa~~ pasti mereka bakal kena amukan karna dah nginjakin kaki di incheon… Moga bala bantuan segera datang…
    myungzy ❤

    Suka

  8. harusnya mereka keluar dari wilayah diamond,, karena suzy udah ngambil capungnya… mereka kan salah masuk wilayah orang..

    Suka

  9. Reblogged this on bsuji1994 and commented:
    izin reblog

    Suka

  10. joha…next

    Suka

  11. ho tambah seru ini joah joah joah next

    Suka

  12. kenapa suzy minta myung jangan suka sama dia ?
    apa sebenarnya yg dicari tiga klan ?
    myungzy udah saling suka

    next next

    Suka

  13. Huaaa.. tambah seruuu… ditunggu Next chapternya yaaaa.. komawoooo

    Suka

  14. lanjutt thorrr

    Suka

  15. Part ini seru bnget thor,mash penasaran sama tujuan klan tiga sebenarnya,kelakuan myung bkn senyum2 sendiri..keke

    Suka

  16. lanjut lanjut lanjut.. kayanya myung srneng banget ya kalau tahu suzy suak dia juga

    Suka

  17. wah ada bang nuneo dan j.kwon #salahfokus xD

    Suka

  18. Hmm myung bener bener suka yaa sama suzy haha. Akhirnya krystal suzy jadi bersahabat. Murid diamond bisa ngerasain energi 3 klan ya? Pertarungannya pasti seru niih

    Suka

  19. makin seeuru!!!!

    Suka

  20. makin seru aja next thor

    Suka

  21. Apa suzy yg diblang penghisab

    Suka

  22. oohh myungsoo oppa mulai cemburu

    Suka

  23. Aishh… jija! biasanya karakter Myung itu jenius, sekarang kenapa jadi telmi gini yah.. haha, tapi seru sih….

    Suka

  24. Nyaaaaaa mark membeberkan kalo suzy suka sama myung kekekee…dan diamond itu sekolah lawan di gumiho hohohooo…krystal makin kesini makin baik ya, suka deh

    Suka

  25. pertarungan akan dimulai mark sama myung malah debat terus..heh -_-“

    Suka

Tell me what you feel,,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s